Pada masa senjanya NH Dini mengalami beberapa penurunan kesehatan. Namun ia tetap bangkit bahkan mendirikan pondok bacaan dengan bantuan teman-teman. Di akhir masa hidupnya NH Dini bahkan memenerima banyak sekali penghargaan yang membanggakan.
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.