- 2 jam yang lalu
- 9 menit membaca
KONGRES peleburan organisasi-organisasi pemuda kedaerahan menjadi Indonesia Muda diselenggarakan di Surakarta pada 29 Desember 1930 sampai 2 Januari 1931. Sudiro hadir sebagai wakil dari Jong Java cabang Magelang. Pada malam pembukaan, dia terpikat oleh seorang peserta perempuan. Namanya Siti Djauhari, utusan dari Madiun.
Sudiro terpilih menjadi ketua Indonesia Muda cabang Magelang. Kegiatannya merambah ke daerah lain. Dia dan teman-temannya mendirikan Indonesia Muda cabang Purworejo. Di situlah dia pertama kali bersikap dan bertindak sebagai propagandis dan orator, berpidato sampai satu setengah jam. Bersama Indonesia Muda cabang Yogyakarta dan Surakarta, Sudiro menerbitkan majalah Garuda Merapi. Selain itu, dia juga mengadakan kursus buta huruf dan klub debat di Magelang.
“Meskipun Sudiro merasa puas, sudah dapat ikut serta menyumbangkan pikirannya dalam pembentukan organisasi Indonesia Muda, namun ingatannya tidak mau juga terlepas dari wajah anak gadis utusan dari Madiun itu,” tulis Soebagijo I.N. dalam Sudiro Pejuang Tanpa Henti.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.
















