top of page

The Steps: Semua Tinton Punya

Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.

loading_historia_white.gif
transparant.png

The Steps, band yang didirikan Tinton Soeprapto. (Tangkapan layar Youtube).

13 Mei
3 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

BAGI Kusdaryanto alias Tinton Soeprapto, menyalurkan hobi bukanlah hal sulit. Sedari muda, putra Mayor Jenderal Haji Drs. Soejatmo itu sudah tajir melintir. Dia punya penggilingan beras di Sukabumi, pabrik anyaman bambu di Tasikmalaya, penyewaan truk yang melintasi Jawa-Bali, dan bengkel kendaraan bermotor. Dia juga mengambil rumput laut dari daerah Jampang Kulon, Sukabumi dan mengekspornya ke Jepang.

 

“Dunia” Tinton boleh dikata “sebatas” hobinya. Selain bisnis, hidupnya tak jauh dari balapan dan percintaan. Namun, belakangan Tinton punya hobi lain. Setelah melihat musik pop digemari banyak orang, terpikir oleh Tinton untuk membangun sebuah grup band. Maka tak sulit bagi Tinton untuk mewujudkannya.


Selain punya banyak uang, Tinton punya kawan yang amat mungkin diajak kerjasama untuk mewujudkan keinginannya itu. Namanya Muhammad Ali Imron, yang berprofesi sebagai gitaris. Imron pernah bermain di band Deselina, band tempat drumer pertama God Bless Fuad Hassan (1942-1974) juga pernah jadi drumer.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Pejabat ideal apalagi seorang raja, pangeran, atau bangsawan, harus dapat membuat puisi.
Pejabat ideal apalagi seorang raja, pangeran, atau bangsawan, harus dapat membuat puisi.
Tidak hanya di perfilman Indonesia, jagat Hollywood juga acap digoyang kontroversi pemilihan aktor utama.
Tidak hanya di perfilman Indonesia, jagat Hollywood juga acap digoyang kontroversi pemilihan aktor utama.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
transparant.png
bottom of page