- 13 Mei
- 3 menit membaca
Diperbarui: 16 Mei
BAGI Kusdaryanto alias Tinton Soeprapto, menyalurkan hobi bukanlah hal sulit. Sedari muda, putra Mayor Jenderal Haji Drs. Soejatmo itu sudah tajir melintir. Dia punya penggilingan beras di Sukabumi, pabrik anyaman bambu di Tasikmalaya, penyewaan truk yang melintasi Jawa-Bali, dan bengkel kendaraan bermotor. Dia juga mengambil rumput laut dari daerah Jampang Kulon, Sukabumi dan mengekspornya ke Jepang.
“Dunia” Tinton boleh dikata “sebatas” hobinya. Selain bisnis, hidupnya tak jauh dari balapan dan percintaan. Namun, belakangan Tinton punya hobi lain. Setelah melihat musik pop digemari banyak orang, terpikir oleh Tinton untuk membangun sebuah grup band. Maka tak sulit bagi Tinton untuk mewujudkannya.
Selain punya banyak uang, Tinton punya kawan yang amat mungkin diajak kerjasama untuk mewujudkan keinginannya itu. Namanya Muhammad Ali Imron, yang berprofesi sebagai gitaris. Imron pernah bermain di band Deselina, band tempat drumer pertama God Bless Fuad Hassan (1942-1974) juga pernah jadi drumer.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















