top of page

Kisah Anak Lurah Jadi Raja Kretek

Raja kretek Nitisemito disebut Sukarno dalam pidato lahirnya Pancasila. Merek awal rokoknya ditertawakan pelanggan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan minyak sosok Nitisemito. (Mark_Hanusz, Kretek: The Culture and Heritage of Indonesia’s Clove Cigarettes).

27 Jan 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

BERAGAM merek rokok mengisi etalase di belakang kasir minimarket. Sementara di warung-warung, rokok biasa dijual per batang alias ketengan, pilihan bagi perokok berkantung pas-pasan. Bagi sebagian orang, rokok telah menjadi kebutuhan primer seperti halnya makanan.


Dalam sejarah bisnis rokok tersebutlah nama Nitisemito. Ia lahir di Kudus, Jawa Tengah pada 1863, dengan nama kecil Roesdi. Ayahnya, H. Soelaiman, seorang lurah di Desa Jagalan, Kudus Kulon.


Nitisemito menjadi simbol pengusaha bumiputra yang sukses di masa Hindia Belanda. Ia berhasil menjadi pengusaha rokok terbesar sebelum Perang Dunia II. Sehingga pers menjulukinya raja kretek.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
transparant.png
bottom of page