top of page

Epilog Tragis Sang Pengusung Bendera Palestina di Olimpiade

Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Upacara pembukaan Olimpiade Atlanta 1996 (olympics.com)

  • 19 Jun 2024
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

KAMP Pengungsian Nuseirat di Deir al-Balah, Jalur Gaza, Palestina jadi salah satu kamp pengungsi yang paling dibidik tentara zionis Israel baik lewat gempuran maupun blokade bantuan kemanusiaan. Di kamp ini pula atlet legendaris Palestina Majed Abu Maraheel (kadang ditulis Abu Marahil) turut jadi korban.


Abu Maraheel menghembuskan nafas terakhir di usia 61 tahun pada 11 Juni 2024 setelah kondisi gagal ginjalnya memburuk. Keadaannya makin miris karena tak bisa mendapatkan pertolongan akibat kekurangan peralatan medis dan obat-obatan sebagai dampak diputusnya listrik oleh Israel. 


“Ia seorang ikon Palestina dan ia akan terus dikenang demikian. Kami sudah berusaha untuk mengevakuasinya ke Mesir tapi kemudian pos penyeberangan Rafah diblokade (Israel) dan kondisinya terus memburuk,” ungkap seorang kerabatnya kepada Paltoday TV, dilansirMiddle East Eye, Jumat (14/6/2024).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
transparant.png
bottom of page