top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Menghirup Aroma Camellia

Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.

12 Okt 2011

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

  • 13 Okt 2011
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 18 Des 2025

ADA berbagai legenda seputar asal-usul teh. Salah satunya, dan paling terkenal, adalah kisah Kaisar Cina Shen Nung, yang juga seorang herbalis tersohor dan hidup pada 2737 SM. Kala dia duduk di bawah pohon dan merebus air minum, beberapa helai daun dari pohon tertiup dan masuk ke kuali. Aroma sedap menyebar. Shen Nung pun ingin meminumnya dan langsung menyukai rasa sepat dan pahitnya. Dia percaya minuman ini bisa menyegarkan tubuh dan menyembuhkan beberapa penyakit. Sejak itu Kaisar Shen Nung kerap meminum teh. Daun itu berasal dari pohon Camellia sinensis, dan minuman yang dihasilkannya kini kita sebut teh. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page