top of page

Kentang dalam Karamnya Kapal Selam Jepang

Kapal selam Jepang karam setelah mendapat serangan mendadak dari kapal Amerika Serikat. Legenda menyebut awak kapal Amerika menyerang awak kapal selam Jepang dengan kentang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

USS O'Bannon di lepas pantai Mare Island. (Wikipedia Commons).

  • 25 Jun
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 26 Jun

PERTEMPURAN pasukan Amerika Serikat dan Jepang di Pasifik pada masa Perang Dunia II tak hanya melahirkan beragam kisah heroik, tetapi juga legenda yang menarik perhatian. Salah satu legenda yang banyak dibicarakan adalah peran kentang dalam karamnya kapal selam Jepang pada April 1943.


Ketika itu, kapal perang Amerika Serikat, USS O’Bannon (DD-450) tengah berlayar kembali ke pangkalan setelah terlibat dalam kampanye militer di Kepulauan Solomon. Kapal itu berlayar di tengah malam dan bertemu kapal selam Jepang, RO-34.


Menurut Glenn M. Hardin dan James W. Grace dalam “Depth Charges, Rods, and Spuds!”, termuat di majalah Naval History Volume 19, Nomor 3, Juni 2005, saat itu wilayah operasi kapal O’Bannon adalah The Slot, sebuah jalur yang sangat diperebutkan di tengah Kepulauan Solomon, tempat pasukan Angkatan Laut AS berjuang melawan Armada Gabungan Jepang untuk memperebutkan kendali.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
transparant.png
bottom of page