top of page

Memburu Kapal Hantu

Ratusan pelaut Inggris ditawan dalam sebuah kapal Jerman di awal Perang Dunia II. Churchill mengerahkan pasukan untuk memburu kapal itu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapal Altmark pada awal tahun 1940 di fyord Jossing, Norwegia. (Wikimedia Commons).

12 Nov 2024
6 menit membaca

Diperbarui: 6 Jan

DI masa-masa awal Perang Dunia II, Inggris dihadapkan pada sebuah teka-teki yang berkaitan dengan nasib sejumlah pelautnya yang hilang secara misterius di lautan. Beberapa orang menganggap para pelaut itu tewas bersamaan dengan karamnya kapal yang mereka tumpangi. Namun, tak sedikit juga yang curiga bahwa awak kapal tersebut telah ditawan oleh Jerman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page