top of page

Pasang Badan Demi Proklamasi Kemerdekaan

Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patung Ahmad Subardjo dalam reka adegan perumusan teks Proklamasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi (munasprok.or.id)

  • 1 hari yang lalu
  • 12 menit membaca

Diperbarui: 14 menit yang lalu

AHMAD Subardjo baru beberapa jam tidur ketika dua pemuda utusan Barisan Pelopor menyambangi rumahnya di Cikini, Jakarta beberapa menit jelang pukul 10 pagi Jumat, 17 Agustus 1945. Kedua pemuda itu mengaku datang diutus Sukarno.


Subardjo amat lelah, fisik maupun mental, pagi itu. Selain hampir kepala lima usianya, selama beberapa hari sebelumnya dia super sibuk. Namun, karena Sukarno yang memanggil, keluarganya pun membangunkan Subardjo.


Di hadapan Subardjo, dua pemuda tadi memintanya untuk datang ke kediaman Sukarno di Jalan Pegangsaan Timur (kini, Jalan Proklamasi). Sebab, teks proklamasi kemerdekaan sudah akan dibacakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
 Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Indonesia siap mencuri perhatian pada gelaran final Piala Dunia 2018.
Indonesia siap mencuri perhatian pada gelaran final Piala Dunia 2018.
Diresmikan pada May Day, Stadion Rungrado bak magnolia yang mengapung di tengah Sungai Taedong.
Diresmikan pada May Day, Stadion Rungrado bak magnolia yang mengapung di tengah Sungai Taedong.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
transparant.png
bottom of page