top of page

Empat Tuan Rumah Piala Dunia U-20 yang Dianulir FIFA

Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Indonesia sudah dipastikan batal menggelar Piala Dunia U-20 edisi ke-23 (pssi.org)

  • 1 Apr 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

INDONESIA resmi dianulir FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yang sejatinya sudah di depan mata. Timnas Indonesia U-20 pun otomatis batal mengenyam pengalaman bertanding dengan tim-tim dunia yang punya kelas di atasnya.


Penolakan terhadap Timnas Israel U-20 dari berbagai pihak jadi pemicuanya. Sebelumnya pada Senin (26/3/2023), PSSI merilis pernyataan di laman resminya bahwa drawing atau pengundian fase grup yang mestinya dihelat di Bali pada Jumat (31/3/2023) dibatalkan oleh FIFA kendati tidak adanya pernyataan senada dari FIFA. Toh hingga Kamis (27/3/2023), delegasi FIFA masih melakoni inspeksi terakhir venue-venue Piala Dunia U-20.


Selang tiga hari, yakni pada Rabu (29/3/2023), kabar buruk bak petir di siang bolong datang. Lewat laman resminya, FIFA menganulir Indonesia sebagai tuan rumah turnamen terbesar kedua FIFA yang sebelumnya terjadwal akan digulirkan pada 20 Mei-11 Juni 2023 tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Dua wartawan pada jalan nasib yang menyimpang.
Dua wartawan pada jalan nasib yang menyimpang.
transparant.png
bottom of page