top of page

Sudiro dan Warisan-warisannya

Banyak warisan Sudiro di ibukota kita nikmati sampai hari ini. Dari HUT DKI, tata kota, hingga perfilman, semua diurusinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret R. Sudiro Hardjodisastro di kediaman keluarganya. (Bisri/Historia.ID).

  • 25 Jun
  • 8 menit membaca

SENIN (22/6/2026) kemarin, Jakarta memperingati hari lahirnya yang ke-499. Upacara peringatannya dihelat pemerintah provinsi di selatan Silang Monas. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, upacara peringatan menjelang lima abad Jakarta itu bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah kotanya, melainkan juga terus menempa diri dengan keterlibatan masyarakatnya yang majemuk sebagai kota global yang berpihak pada manusianya.


Perayaan HUT Jakarta sendiri hadir pertamakali tujuh dekade silam, 22 Juni 1956, di masa kepemimpinan R. Sudiro Hardjodisastro (1953-1960). Walikota Jakarta Raya Sudiro mencetuskan gagasannya lalu meminta sejumlah cendekiawan, tokoh, dan sejarawan untuk menentukan dasar historis hari ulang tahun Jakarta dengan merujuk keberhasilan Fatahillah dari Kesultanan Demak merebut Sunda Kelapa –yang kemudian nama diubah jadi Jayakarta– dari Portugis pada 22 Juni 1527.


“Jakarta di masa itu (1950-an) enggak ada hari ulang tahun. Dia (Sudiro) tanya siapa yang bisa bikin. Roeslan Abdulgani dan lain-lain ditanya. Tapi yang mendekati dan ilmiah (sejarahnya) ada dari namanya Prof. Soekanto. Dia berdasarkan jatuhnya Sunda Kelapa, 22 Juni,” ujar Tanto Sudiro, putra bungsu Sudiro, kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Rasa kebangsaan Ahmad Subardjo tergugah oleh tulisan Soewardi Soerjaningrat dan pidato Tjokroaminoto. Dia juga sempat menggeluti teosofi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Darmini dan Harsono hingga usia lanjut turut berpartisipasi dalam aksi dan solidaritas menentang penindasan oleh penguasa di Indonesia, Filipina, dan berbagai negara lainnya.
Darmini dan Harsono hingga usia lanjut turut berpartisipasi dalam aksi dan solidaritas menentang penindasan oleh penguasa di Indonesia, Filipina, dan berbagai negara lainnya.
transparant.png
bottom of page