top of page

Langkah Kaki Sudiro di Parlemen

Sederet jabatan diemban Sudiro sejak Indonesia merdeka. Di Dewan Konstituante, Sudiro sudah menyuarakan isu HAM.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tanto Sudiro bersama foto ayahnya, R. Sudiro Hardjodisastro. (Bisri/Historia.ID).

18 Jun
9 menit membaca

BERBEDA dari hubungannya dengan Bung Karno dan Bung Hatta yang sudah sejak dikenalnya sejak zaman pergerakan kemerdekaan, hubungan Sudiro dengan “Bung Kecil” Sutan Sjahrir baru terjadi setelah proklamasi kemerdekaan. Tepatnya saat Sudiro jadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).


“Sidang-sidang pertama KNIP sekaligus juga merupakan permulaannya Sutan Sjahrir kembali muncul di panggung politik bangsanya, setelah selama zaman Jepang tidak pernah disebut-sebut namanya,” tulis Soebagijo Notodidjojo dalam Sudiro: Pejuang Tanpa Henti.


Mayoritas anggota KNIP dari kaum muda, termasuk Sudiro, mulanya tak mengenal Sjahrir. Selain tak hadir dalam Proklamasi 17 Agustus 1945, Sjahrir sibuk bersiasat di dalam negeri dan berdiplomasi di luar sejak kedatangan NICA. Sampai-sampai setelah ditunjuk jadi ketua Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), Sjahrir mesti dijemput tiga anggota KNIP untuk hadir di sidang-sidang KNIP.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
transparant.png
bottom of page