top of page

Persidangan Pelaku Kudeta 3 Juli 1946

Para pengikut Tan Malaka dihadapkan ke pengadilan. Mereka didakwa melakukan penculikan Sutan Sjahrir dan berupaya menggulingkan pemerintahan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mohammad Yamin terlibat peristiwa kudeta 3 Juli 1946 membuatnya disidang Mahkamah Tentara Agung di Yogyakarta pada 1948. (Repro Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 3: Maret 1947-Agustus 1948).

31 Jul
7 menit membaca

PEMANDANGAN tak biasa terlihat di Jalan Secodiningratan (kini Jalan Pangeran Senopati), Yogyakarta, 19 Februari 1948. Matahari belum lama naik, namun orang-orang telah berdatangan ke gedung Mahkamah Tentara Agung untuk menyaksikan sidang perdana peristiwa 3 Juli 1946.


Sidang kasus penculikan Perdana Menteri Sutan Sjahrir dan upaya menggulingkan pemerintahannya itu akan digelar pukul 09.00. Sebelum sidang dimulai, orang-orang berusaha memasuki ruangan berukuran 7x20 meter itu agar dapat tempat untuk menyaksikan jalannya persidangan. Wakil-wakil dari pemerintah, Badan Pekerja KNIP, dan partai-partai politik juga hadir. Keluarga para terdakwa hadir untuk memberikan dukungan moral.


Tingginya antusias masyarakat membuat penjagaan diperkuat. Dua pengeras suara dipasang di luar agar orang-orang yang tak bisa masuk dapat mengikuti jalannya persidangan. Setelah ditunda satu setengah jam, sidang dibuka pukul 10.30 oleh Ketua Mahkamah Koesoemaatmadja, yang didampingi hakim anggota, Wirjono Prodjodikoro, adik Menteri Kehakiman Soesanto Tirtoprodjo; dan tiga perwira tinggi militer, yakni Sukono Djojopratiknjo, Didi Kartasasmita, dan Sukarnaen Martodikusumo.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
transparant.png
bottom of page