top of page

Perpisahan Sutan Sjahrir dan Angku Tan Malaka

Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sutan Sjahrir membahas Perundingan Linggarjati bersama Schermerhorn (kiri) dan Lord Killearn (tengah) di Jakarta, 14 Oktober 1946. (NIGIS/Nationaal Archief).

7 Jul
4 menit membaca

PADA awal Oktober 1945, Sutan Sjahrir bersama para pemuda Menteng 31 menemui Tan Malaka di Bogor. Dalam pertemuan itu, Tan Malaka mengusulkan supaya dia menjadi presiden dan Sjahrir menjadi perdana menteri.


Namun, Sjahrir menolak pikiran untuk menggantikan Sukarno dan Mohammad Hatta karena posisi mereka sangat penting bagi Republik. Melengserkan Sukarno yang mendapat dukungan rakyat yang besar tidak realistis.


Sementara para pemuda setuju, Sjahrir malah menganjurkan supaya Tan Malaka, yang dihormatinya dengan sapaan “Angku”, untuk berkeliling Jawa. “Kalau Angku mendapat dukungan 10% saja dari Sukarno, kami akan mempertimbangkan Angku sebagai presiden.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
transparant.png
bottom of page