top of page

Barisan Artis Kostrad

Kostrad menggandeng artis dan seniman dalam operasi penumpasan PKI. Mereka digunakan untuk menghibur prajurit TNI, aktivis mahasiswa, dan ormas anti-PKI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

  • 4 Jul
  • 3 menit membaca

SETELAH peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965, operasi penumpasan orang-orang yang terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) berlangsung secara maraton. Baik tentara, aktivis mahasiswa, maupun organisasi massa dikerahkan untuk memburu orang PKI. Dari kota ke kota hingga seluruh Jawa, orang PKI dikejar, ditangkap, dan tak sedikit yang dieksekusi.


Meski orang PKI diganyang nyaris tanpa perlawanan, tetap saja butuh waktu dan tenaga. Kadang-kadang pasukan yang bertugas mengganyang PKI merasa lelah dan butuh hiburan. Untuk itulah, Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggandeng artis dan seniman. Mereka tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Seniman–Kostrad.


“Ketika itu walau saya masih tergolong muda di antara yang lainnya, tapi saya dapat menghibur bapak-bapak ABRI, KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia), dan KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia). Bersama Band BKS Kostrad di tahun ‘68, ‘69, dan ‘70 dulu, saya pernah keliling Jawa menghibur ABRI,” kenang Irni Yusnita dalam Berita Yudha, 20 Maret 1983.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Konsep Jabotabek dikritik karena bukan mengurangi tapi akan menambah beban Jakarta.
Konsep Jabotabek dikritik karena bukan mengurangi tapi akan menambah beban Jakarta.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
 Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Jepang bisa jadi adidaya tak lepas dari belajar ke Indonesia. Mengapa Indonesia tak mau meniru meski harus berguru pada murid?
Jepang bisa jadi adidaya tak lepas dari belajar ke Indonesia. Mengapa Indonesia tak mau meniru meski harus berguru pada murid?
transparant.png
bottom of page