top of page

Sepakbola Iran di Antara Senjata dan Minyak

Iran mengenal sepakbola lewat senjata dan industri minyak. Sejak 1920-an sudah ada pemain Iran di Eropa. Kini langganan tampil Piala Dunia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bintang timnas Iran, Mehdi Taremi, menyemangati rekan-rekannya di lapangan (fifa.com)

  • 28 Jun
  • 6 menit membaca

KENDATI sarat kontroversi, Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko kini sudah melewati separuh turnamen. Ketimbang Meksiko dan Kanada sebagai co-host, AS paling problematik. Alhasil, timnas Iran jadi satu dari 48 peserta yang paling terzalimi.


Sederet kontroversi sudah tercipta menjelang turnamennya. Banyak suporter dari negara-negara peserta dilarang masuk wilayah AS dengan tak diberikan visa, mulai dari Iran, Pantai Gading, Senegal, hingga Haiti. Bahkan wasit resmi FIFA asal Somalia yang harusnya ikut tampil jadi pengadil, Omar Abdulkadir Artan, ditolak masuk. Beberapa tim peserta seperti Uruguay, Senegal, Uzbekistan, dan Irak harus menjalani pengecekan keamanan lebih ketat ketimbang tim-tim lain, sampai isi bagasi mereka diperiksa.


Sebulan pasca-negerinya dikeroyok oleh AS dan Israel yang menewaskan banyak pejabat tinggi Iran –termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei– serta 168 siswi sekolah di Minab, federasi sepakbola Iran pada Maret 2026 mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026. Sebulan kemudian, permintaan Iran untuk merelokasi venue pertandingan mereka ke Kanada atau Meksiko ditolak FIFA.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
 Ironi Hari Tepung Sedunia. Mulai dari Perang Tepung di Prancis hingga Pembantaian Tepung di Palestina.
Ironi Hari Tepung Sedunia. Mulai dari Perang Tepung di Prancis hingga Pembantaian Tepung di Palestina.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Selalu ada cara untuk mengatasi kesulitan. Di tengah long march untuk kembali bergerilya, Chairul Saleh membuat lomba masak.
Selalu ada cara untuk mengatasi kesulitan. Di tengah long march untuk kembali bergerilya, Chairul Saleh membuat lomba masak.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
transparant.png
bottom of page