top of page

Pekik Sunyi dari Jalan Kenari

Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sekolah Rakyat tempat Maria Ullfah mengajar. (Dok. Keluarga Maria Ullfah).

  • 27 Jun
  • 3 menit membaca

DERETAN kios pedagang peralatan listrik memanjang hingga 300 meter di Jalan Kenari Raya yang hanya muat dilalui dua mobil minibus. Mobil boks yang parkir berjejer di sisi kiri dan kanan mempersempit ruas jalan tembus yang memintas jarak dua jalan utama dari Salemba Raya ke arah Jalan Diponegoro. Menjelang sebuah tikungan di pengujung Jalan Kenari II, sebuah gedung tua masih berdiri tegak. Kecuali warna dan suasana sekitar, bentuk bangunan yang kini berfungsi sebagai Museum M.H. Thamrin itu dibiarkan seperti sediakala.


Di halaman berlantai batu alam itu berdiri patung M.H. Thamrin. Pagar besi bercat hijau nyaris menutup rapat halaman, menyisakan sebuah celah masuk bagi motor. Pada sisi kiri dalam pagar terdapat pos keamanan, sementara di sisi kiri luar pagar terpajang sebuah memorabilia setinggi satu meter memuat keterangan sosok M.H. Thamrin. Sejak dipugar pada 1985, gedung yang menempati lahan seluas 3.000 meter persegi tersebut dikembangkan sebagai pusat dokumentasi perjuangan M.H. Thamrin.


Menurut pengelola museum, gedung itu dibangun pada abad ke-19. Namun tak banyak catatan mengenai fungsi dan siapa pemilik awalnya. Riwayatnya baru diketahui sejak awal abad ke-20. Saat itu, gedung masih berfungsi sebagai rumah pemotongan hewan dan penyimpanan buah-buahan dari luar negeri. Pemiliknya seorang Belanda yang biasa dipanggil Meneer de Has. Dari tempat itu, De Has mendistribusikan daging dan buah ke pasar yang ada di Batavia. Karena itu, gerobak-gerobak kuda sering kali hilir mudik di tempat itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Peristiwa Stonewall secara radikal mengubah persepsi tentang kaum homoseksual di Amerika dan di seluruh dunia.
Peristiwa Stonewall secara radikal mengubah persepsi tentang kaum homoseksual di Amerika dan di seluruh dunia.
Sebagai wartawan dan anggota parlemen Belanda, dia mengutuk agresi militer Belanda dan menganggapnya sebagai aksi edan dan sia-sia.
Sebagai wartawan dan anggota parlemen Belanda, dia mengutuk agresi militer Belanda dan menganggapnya sebagai aksi edan dan sia-sia.
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
Perjalanan Hamka ke Mekkah diliputi gelak tawa. Itu disebabkan prilaku para staf KBRI di Karachi yang mengaku terkena maag hingga tak menjalankan ibadah puasa.
Perjalanan Hamka ke Mekkah diliputi gelak tawa. Itu disebabkan prilaku para staf KBRI di Karachi yang mengaku terkena maag hingga tak menjalankan ibadah puasa.
Bermula dari hasrat untuk mengeruk laba dari niaga lada di Sumatera, Amerika beranjak lebih jauh ke dominasi politik-dagang di mana-mana.
Bermula dari hasrat untuk mengeruk laba dari niaga lada di Sumatera, Amerika beranjak lebih jauh ke dominasi politik-dagang di mana-mana.
transparant.png
bottom of page