- 20 Jun
- 4 menit membaca
SUATU pagi, sebuah kelapa jatuh dari pohonnya dan menimpa kepala seorang serdadu yang melintasi kampung di Kemayoran bernama Tanah Melayu. Serdadu yang berasal dari Kompi 1, Batalyon Infanteri ke-20 Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) itu pun pingsan.
Mengetahui kejadian itu, komandan kompinya yang –kelahiran 12 Januari 1886– bernama Kapten Infanteri Aart Merkelbach (1886-1932) langsung berusaha menolong dengan mencari pinjaman telepon untuk memanggil tenaga medis dari rumah orang Belanda terdekat.
Namun, Kapten Merkelbach gagal mendapat pinjaman telepon dari tuan tanah kulit putih Belanda bernama Marinus Franciscus Lichtendahl (1888-1974). Kapten Merkelbach hanya bisa bicara dengan tukang kebunnya saja.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















