top of page

Bohl Tuan Tanah Senayan dan Matraman

Tuan tanah di Senayan dan Matraman ini orang yang rendah hati. Pernah mencalonkan diri jadi anggota Dewan Kota.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kompleks Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta Selatan, dulunya merupakan tanah partikelir milik JML Bohl. (jakarta.go.id).

21 Nov 2024
2 menit membaca

Diperbarui: 27 Jul

SENAYAN hari ini dikenal sebagai kompleks olahraga terbesar tanah air dan juga gedung DPR/MPR. Kawasan di Jakarta Selatan nan terkenal ini namanya sudah disebut lebih dari 140 tahun kendati tak dieja sebagai Senayan, tapi Senajan. Di era Hindia Belanda daerah ini merupakan tanah partikelir.


“Senajan dan Petjandran Wangsanja, bagian tanah seluas 1474 bau di Keresidenan Batavia, Bagian Meester Cornelis, distrik Kebayoran, 1,5 pal dari Kebayoran. Pemilik dan pengelola JML Bohl. Nilai sewa 36.000 gulden  populasi 1.224 jiwa pada 1 Januari 1894. Penghasil kepala dan padi,” catat buku Handboek voor cultuur- en handels-ondernemingen in Nederlandsch-Indië


Bohl adalah orang Belanda totok yang –lahir pada 1848– datang ke Hindia Belanda sejak usia sekitar 16 atau 17 tahun. Koran Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indië, 19 Juni 1920, menyebut dia pernah bekerja di firma Pitcairn Syme & Co. Dari tabungan yang dikumpulkannya hasil bekerja, dia akhirnya menjadi pengelola tanah, lalu jadi tuan tanah ketika masih sangat muda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page