top of page

Mula Adu Penalti

Kedigdayaan Jerman dalam adu penalti mentok setengah abad. Adu penalti jadi solusi penentuan pemenang yang sebelumnya ditentukan lewat laga ulang atau lempar koin.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Euforia portero Paraguay, Orlando Daniel Gill Noldin, usai menyingkirkan Jerman via adu penalti. (fifa.com).

6 Jul
6 menit membaca

MITOS Jerman jagonya adu penalti rupanya hanya bertahan setengah abad. Kemarin, cap jago penalti itu luntur kala Jerman gugur oleh Paraguay lewat adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026.


Sebelumnya, Jerman selalu jadi momok di berbagai turnamen seperti Piala Eropa dan Piala Dunia jika sudah urusan adu penalti. Terakhir kali Jerman menangis dalam adu penalti terjadi 50 tahun lalu di final Piala Eropa 1976, tempat bintang legendaris Cekoslovakia Antonín Panenka pertamakali memperkenalkan “Tendangan Panenka”.


Anggapan bahwa adu penalti hanya bergantung pada keberuntungan, tidak berlaku buat Jerman. Tim berjuluk Der Panzer itu punya antitesisnya yang bernama mentalitas.


Jerman hampir selalu memberi pengalaman pahit buat Inggris jika berurusan dengan adu penalti. Di Piala Dunia 1990, The Three Lions tersingkir lewat adu penalti (3-4) di semifinal. Pun mimpi Inggris merebut mahkota Eropa saat jadi tuan rumah Piala Eropa 1996, juga buyar usai kalah adu penalti (5-6) di semifinal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
transparant.png
bottom of page