Di masa tuanya, Henk Ngantung hidup memprihatinkan. Dikucilkan dan distigma PKI. Bahkan, pameran terakhir mantan gubernur DKI Jakarta ini diganggu aparat intelijen pemerintah.
The term “tante girang”, which means cougar, gained popularity in the 1970s, though the phenomenon had already been emerging for two decades prior. Popular literature captured it as a social portrait in Indonesia.
Pria kembar Belanda yang mengalami pendudukan Nazi nyaris kehilangan nyawa di Surabaya. Keduanya bagian dari Brigade Marinir Belanda yang terkenal kejam.
Upayanya untuk membuat hukuman mati lebih manusiawi justru menjadikan namanya sinonim dengan mesin jagal yang menjadi ikon salah satu periode paling berdarah dalam sejarah Prancis.
Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Agustus 1965, Sutan Sjahrir dirawat di Swiss untuk mengobati penyakit stroke yang menggerogoti tubuhnya, Poppy (Istri Sutan Sjahrir) setia mendampingi Sjahrir hingga akhir hayat.
Perjuangan Hatta dan Sjahrir terhenti sementara karena ditangkap oleh pemerintah kolonial Belanda dan dibuang ke Boven Digul tahun 1934, kemudian saat dipindahkan ke Banda Neira mereka memutuskan menempati rumah yang sama.
Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran penting Tiga Serangkai: Sukarno, Hatta, dan Sjahrir. Berbeda dengan Sukarno dan Hatta, masih banyak orang yang tidak terlalu familiar dengan sosok Sjahrir.
Sutan Sjahrir menyusun teks proklamasi untuk dibacakan pada 15 Agustus 1945. Naskah itu dikirimkan ke berbagai tempat di Jawa. Ia berharap Sukarno dan Hatta membacakan proklamasi itu.
Sutan Sjahrir menolak bekerja sama dengan Jepang dan bergerak di bawah tanah untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Melalui radio rahasia, Sjahrir mengetahui kekalahan Jepang.
Kritik bermunculan tak lama setelah Kabinet Sutan Sjahrir diumumkan. Komposisi Kabinet Sjahrir dianggap tidak mencerminkan semua aliran politik, tidak mewakili pemuda, dan berkaitan dengan Belanda.
Pengangkatan Sutan Sjahrir sebagai perdana menteri disambut positif oleh tokoh-tokoh Belanda karena Sjahrir bukan kolaborator Jepang. Memudahkan proses perundingan dengan Belanda.