The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
Dalam kepercayaan klenik, Gunung Kawi disebut tempat mencari ilmu. Namun, pergi ke Gunung Kawi identik dengan orang yang ingin cepat kaya dengan ritual mistik.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Mesin pendingin mulanya dikembangkan untuk mengatasi penyakit tropis. Sempat dibayangi ancaman kematian karena kebocoran gas, kulkas semakin populer seiring dengan munculnya freon.
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
Perjuangan Hatta dan Sjahrir terhenti sementara karena ditangkap oleh pemerintah kolonial Belanda dan dibuang ke Boven Digul tahun 1934, kemudian saat dipindahkan ke Banda Neira mereka memutuskan menempati rumah yang sama.
Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran penting Tiga Serangkai: Sukarno, Hatta, dan Sjahrir. Berbeda dengan Sukarno dan Hatta, masih banyak orang yang tidak terlalu familiar dengan sosok Sjahrir.
Sutan Sjahrir menyusun teks proklamasi untuk dibacakan pada 15 Agustus 1945. Naskah itu dikirimkan ke berbagai tempat di Jawa. Ia berharap Sukarno dan Hatta membacakan proklamasi itu.
Sutan Sjahrir menolak bekerja sama dengan Jepang dan bergerak di bawah tanah untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Melalui radio rahasia, Sjahrir mengetahui kekalahan Jepang.
Kritik bermunculan tak lama setelah Kabinet Sutan Sjahrir diumumkan. Komposisi Kabinet Sjahrir dianggap tidak mencerminkan semua aliran politik, tidak mewakili pemuda, dan berkaitan dengan Belanda.
Pengangkatan Sutan Sjahrir sebagai perdana menteri disambut positif oleh tokoh-tokoh Belanda karena Sjahrir bukan kolaborator Jepang. Memudahkan proses perundingan dengan Belanda.
Sutan Sjahrir gencar mengkritik kabinet presidensial yang dibentuk Presiden Sukarno. Sempat menolak tawaran Sukarno, Sjahrir kemudian menjadi perdana menteri pertama. Langkah Sjahrir disebut kudeta diam-diam.
Sutan Syahrir tidak menyelesaikan kuliahnya di Belanda. Ia kembali ke Indonesia untuk memimpin PNI-Baru. Bersama Bung Hatta, ia dipenjara dan dibuang. Setelah Indonesia merdeka, ia menjadi Perdana Menteri dan mendirikan PSI.