top of page

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Illustration of Sutan Sjahrir. (M.A. Yusuf/Historia.ID)

  • 16 Mar
  • 7 menit membaca

SITI Rabyah Parvati was only five years old when she accompanied her father, Sutan Sjahrir, to Zurich, Switzerland, for medical treatment. Sjahrir had to seek treatment in Europe after suffering a stroke, which was caused by high blood pressure he had endured while in prison. With the permission of President Sukarno, Sjahrir was allowed to seek treatment abroad. In 1965, Sjahrir and his family left for Zurich.


“We got permission for Papa to seek treatment, as long as it wasn't in the Netherlands. So, we finally got permission to go to Zurich and receive treatment there. I was five years old back then,” recalled Siti Rabyah in a discussion titled “Sjahrir: Our Struggle” held at the Nasdem Library.


In 1962, Sjahrir was given political prisoner status by the Sukarno regime. Sjahrir, along with several opposition figures known as the “Bali Connection,” was accused of conspiring to harm President Sukarno. Shortly after Sjahrir was detained, his party, the Indonesian Socialist Party (PSI), was disbanded by the government. The PSI was disbanded along with Masyumi because its cadres were involved in the PRRI-Permesta regional movement.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Itaewon berkembang dari “desa orang asing” menjadi “zona internasional”. Disebut sebagai pintu gerbang menuju dunia.
Itaewon berkembang dari “desa orang asing” menjadi “zona internasional”. Disebut sebagai pintu gerbang menuju dunia.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Sebagaimana Hendra/Ahsan, Christian Hadinata juara dunia tanpa disangka plus menorehkan rekor.
Sebagaimana Hendra/Ahsan, Christian Hadinata juara dunia tanpa disangka plus menorehkan rekor.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Dinas rahasia Inggris merekrut pengungsi-pengungsi Yahudi untuk menyadap obrolan para perwira Nazi.
Dinas rahasia Inggris merekrut pengungsi-pengungsi Yahudi untuk menyadap obrolan para perwira Nazi.
transparant.png
bottom of page