GULA pertama kali muncul di Eropa pada abad pertengahan. Mulanya dianggap sebagai rempah-rempah yang dapat digunakan sebagai pengawet, bumbu, hingga obat untuk beragam penyakit.
Namun, jumlahnya yang terbatas menyebabkan harga gula mahal, sehingga hanya dapat dibeli oleh penguasa dan pedagang kaya. Tak heran bila gula dipandang sebagai barang mewah dan penanda status sosial.
Ketertarikan bangsawan Eropa terhadap gula dapat terlihat dari beragam manisan serta patung-patung rumit dan artistik, yang terbuat dari gula di atas meja makan dalam jamuan mewah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















