top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Awal Mula Kemunculan Hidangan Penutup

Harga gula yang mahal jadi penentu status sosial. Dianggap simbol kemewahan dan kekuasaan, gula membentuk cara penyajian hidangan penutup.

12 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sebelum istilah dessert populer untuk menyebut hidangan penutup, buah-buahan menjadi makanan selingan setelah hidangan utama. (Currier & Ives/Jeri Quinzio, Dessert: A Tale of Happy Endings).

  • 13 Jan 2025
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 31 Des 2025

MENGHADIRI jamuan makan kurang lengkap bila tidak menikmati dessert atau hidangan penutup berupa makanan manis seperti buah, kue puding, dan es krim. Istilah dessert berasal dari bahasa Prancis, desservir yang berarti “membersihkan meja”. Istilah ini semakin umum digunakan untuk menyebut sajian yang dihidangkan dalam rangkaian jamuan makan besar usai muncul dalam Naturall and Artificiall Directions for Health karya Sir William Vaughan, penulis asal Wales, di abad ke-17. Mengacu pada keterangan ini, Oxford English Dictionary mendefinisikan dessert atau makanan penutup sebagai hidangan yang terdiri dari buah-buahan, manisan, dan lain-lain yang disajikan setelah menyantap hidangan utama atau makan malam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Enam kali Ali Khamenei dipenjara rezim Pahlavi dan disiksa SAVAK. Jadi korban percobaan pembunuhan tak lama pasca-Revolusi Islam 1979.
Cat Stevens Masuk Islam

Cat Stevens Masuk Islam

Dia terus bermusik setelah masuk Islam. Kemanusiaan sangat penting baginya.
Serangan Umum 1 Maret

Serangan Umum 1 Maret

Pada 1 Maret 1949, TNI menyerang Belanda. Meski TNI hanya enam jam menguasai Yogyakarta, TNI berhasil mematahkan propaganda Belanda.
Taking A Melodious Trip to Lokananta

Taking A Melodious Trip to Lokananta

The first and largest music studio in Indonesia to record sounds of artistic value, Lokananta continues to exist as a witness to the development of Indonesian music.
The Light of Christ on Nias Island

The Light of Christ on Nias Island

Christianity is the majority religion on Nias Island, thanks to German pastors who spread it with the help of local teachers whom they had trained.
bottom of page