top of page

The Four Sorrows of Maria Ullfah

Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Maria Ullfah paid a visit to her husband’s grave. (Courtesy of Maria Ullfah’s family)

5 Sep
6 menit membaca

TWO photographs from historian Harry A. Poeze’s collection capture the final moments of a man dressed entirely in white. He walked with a straight back even as death approached. Several armed soldiers escorted him to his predetermined place of execution. Meanwhile, thousands of pairs of eyes, from small children to adults, stared intently at him.


The man was Dr. Wiroreno, the Regent of Pati who sided with Musso during the 1948 Madiun Incident. He served as Chairman of the People’s Democratic Front (FDR) in Pati. Musso was declared responsible for the events in Madiun. The Indonesian Communist Party was accused of being the culprit of the incident. The FDR, led by former Prime Minister Amin Sjarifuddin, was also implicated.


As a party deemed guilty by the Sukarno-Hatta government, Wiroreno faced the death penalty imposed by the military authorities. He died after a bullet pierced his heart during an execution under a shady banyan tree in Pati’s town square. That news in November 1948 was the first tragedy for Maria Ullfah and Santoso.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Perempuan yang tak lelah memperjuangkan nasib sesamanya.
Perempuan yang tak lelah memperjuangkan nasib sesamanya.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
transparant.png
bottom of page