top of page

The Woman at the Forefront

Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Setiati Surasto (third from the left) as head of the delegation upon her arrival in the Soviet Union. (Mimbar Penerangan, Vol. VII, No. 8, August 1956)

  • 28 Jul
  • 7 menit membaca

The morning air brushed against the faces of the women lined up in front of the Wani (Indonesian Women’s Association) office in the SKP (Girls’ Vocational School) building (later the Metropole or Megaria cinema) on Jalan Pegangsaan in Menteng, Jakarta, on August 17, 1946. They were about to march to the site of the proclamation at Jalan Pegangsaan Timur 56.


At that time, President Sukarno’s residence became the office of Sutan Sjahrir, the prime minister who also served as foreign minister. Meanwhile, Sukarno had moved to Yogyakarta because Jakarta was unsafe following the Dutch occupation, which was supported by the Allies, and the establishment of NICA (the Netherlands Indies Civil Administration).


Dressed in red and white, the women marched toward Pegangsaan Timur 56. Despite being blocked by Gurkha troops, they continued on to celebrate the first anniversary of independence and witness the inauguration of the Proclamation Monument.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Puluhan sarkofagus dan makam Ratu Mesir ditemukan. Sang ratu merupakan istri sekaligus putri salah satu firaun yang sebelumnya keberadaannya tak pernah diketahui.
Puluhan sarkofagus dan makam Ratu Mesir ditemukan. Sang ratu merupakan istri sekaligus putri salah satu firaun yang sebelumnya keberadaannya tak pernah diketahui.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Saling klaim terhadap gugusan pulau di Laut China Selatan membuat Tiongkok dan Vietnam berperang.
Saling klaim terhadap gugusan pulau di Laut China Selatan membuat Tiongkok dan Vietnam berperang.
transparant.png
bottom of page