top of page

Ietje, A Woman of Courage

Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Maria Ullfah during a visit to the region. Journalist Rosihan Anwar is visible in the background. (Courtesy of Maria Ullfah’s family/Historia.ID)

30 Jul
8 menit membaca

MIENARSIH Soedarpo recalled Maria Ullfah, her senior at Koning Willem III School who, decades later, would become her sister-in-law. Mien recounted that she had known Maria for a long time because Maria came from a large, prominent family.


“The Djajadiningrat family has indeed been famous for a long time. Back then on Kebon Sirih Street, there were several famous names: Kusumo Utoyo, Achmad Djajadiningrat, and my father, Wiranatakusumah,” Mien recalled.


Mienarsih Soedarpo was the widow of businessman and activist Soedarpo Sastrosatomo. She was the daughter of Syarifah Nawawi and R.A.A. Wiranatakusumah, the regent of Bandung. When she was still a young woman in Suliki, West Sumatra, Syarifah was the love interest of Tan Malaka. Soedarpo’s older brother, Soebadio Sastrosatomo, married Maria Ullfah in 1964, while Soebadio was a political prisoner under Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page