top of page

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Sutan Sjahrir. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 15 Feb
  • 6 menit membaca

SITI Rabyah Parvati baru berusia lima tahun ketika ikut mendampingi ayahnya, Sutan Sjahrir ke Zurich, Swiss, untuk menjalani perawatan. Sjahrir harus berobat ke negeri Eropa usai terkena serangan stroke. Penyakit itu mendera sebagai akibat tekanan darah tinggi yang dialaminya sewaktu mendekam dalam penjara. Atas seizin Presiden Sukarno, Sjahrir diperbolehkan berobat ke luar negeri. Titimangsa 1965, Sjahrir sekeluarga berangkat ke Zurich. 


“Kami mendapat izin untuk Papa berobat, asalkan bukan di negeri Belanda. Jadi, kami akhirnya mendapat izin untuk ke Zurich dan mendapat pengobatan di sana. Itu adalah saat saya usia lima ahun,” kenang Siti Rabyah dalam diskusi “Sjahrir: Perjuangan Kita” di Perpustakaan Nasdem, pekan lalu. 


Pada 1962, Sjahrir dikenai status tahanan politik oleh rezim Sukarno. Sjahrir bersama sejumlah tokoh oposisi yang disebut “Bali Connection” dituding berkomplot untuk mencelakai Presiden Sukarno. Tak lama setelah Sjahrir ditahan, partainya, Partai Sosialis Indonesia (PSI), dibubarkan oleh pemerintah. PSI dibubarkan bersama Masyumi lantaran kadernya terlibat dalam gerakan daerah PRRI-Permesta. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pasca-diculik, Sjahir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
 Tak hanya nostalgia, film Susi Susanti: Love All mengajak publik menghargai setiap tetes keringat dan air mata atlet di balik prestasi mengharumkan negeri.
Tak hanya nostalgia, film Susi Susanti: Love All mengajak publik menghargai setiap tetes keringat dan air mata atlet di balik prestasi mengharumkan negeri.
Ini tentang ritual penerimaan anggota mafia, tradisi seppuku, dan pesawat khusus untuk kamikaze.
Ini tentang ritual penerimaan anggota mafia, tradisi seppuku, dan pesawat khusus untuk kamikaze.
Artis Hollywood membuat popularitas penyangga payudara berbentuk mirip moncong pesawat menjadi terkenal.
Artis Hollywood membuat popularitas penyangga payudara berbentuk mirip moncong pesawat menjadi terkenal.
transparant.png
bottom of page