top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.

15 Feb 2026

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Jenazah Sutan Sjahrir diturunkan dari pesawat menuju ruang persemayaman di Bandara Schipol, Amsterdam, Belanda, 9 Januari 1966. (Arsip Nasional Belanda).

  • 3 jam yang lalu
  • 6 menit membaca

SITI Rabyah Parvati baru berusia lima tahun ketika ikut mendampingi ayahnya, Sutan Sjahrir ke Zurich, Swiss, untuk menjalani perawatan. Sjahrir harus berobat ke negeri Eropa usai terkena serangan stroke. Penyakit itu mendera sebagai akibat tekanan darah tinggi yang dialaminya sewaktu mendekam dalam penjara. Atas seizin Presiden Sukarno, Sjahrir diperbolehkan berobat ke luar negeri. Titimangsa 1965, Sjahrir sekeluarga berangkat ke Zurich. 


“Kami mendapat izin untuk Papa berobat, asalkan bukan di negeri Belanda. Jadi, kami akhirnya mendapat izin untuk ke Zurich dan mendapat pengobatan di sana. Itu adalah saat saya usia lima ahun,” kenang Siti Rabyah dalam diskusi “Sjahrir: Perjuangan Kita” di Perpustakaan Nasdem, pekan lalu. 


Pada 1962, Sjahrir dikenai status tahanan politik oleh rezim Sukarno. Sjahrir bersama sejumlah tokoh oposisi yang disebut “Bali Connection” dituding berkomplot untuk mencelakai Presiden Sukarno. Tak lama setelah Sjahrir ditahan, partainya, Partai Sosialis Indonesia (PSI), dibubarkan oleh pemerintah. PSI dibubarkan bersama Masyumi lantaran kadernya terlibat dalam gerakan daerah PRRI-Permesta. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page