top of page

Semaoen di Negeri Tirai Besi

Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Semaoen bersama keluarganya saat dikunjungi Adam Malik. Kiri-kanan: Adam Malik, Anna (adik ipar Semaoen), dan Sudjatmoko. Baris depan: Iljena, putri bungsu Semaoen. (Adam Malik, Sovjet Rusia Seperti yang Saya Lihat).

12 menit yang lalu
8 menit membaca

WARSA 1950, orang Indonesia masih sangat jarang bermukim di Uni Soviet. Pemandangan ganjil itulah yang disaksikan Adam Malik dan Sudjatmoko, ketika mewakili Indonesia dari kelompok pers, dalam konferensi ekonomi di Moskow. Mereka menjadi bagian dari 13 delegasi Indonesia yang diundang pemerintah Uni Soviet.


Hari itu, 4 April 1952, Adam Malik dan Sudjatmoko melihat seseorang sedang berbincang dengan Poerbodiningrat dan Tahertajeb, delegasi Indonesia dari kalangan teknokrat, di hotel tempat mereka menginap di sela-sela jam makam siang. Bentuk badannya pendek tak begitu gemuk, kulitnya sawo matang. Persis seperti orang Indonesia kebanyakan.


Adam Malik yakin orang itu dari Indonesia, tapi entah siapa. Tak berselang lama, Poerbodiningrat dan Tahertajeb memperkenalkan sosok misterius itu kepada Adam Malik dan Sudjatmoko.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Aung San Suu Kyi tidak menyebut etnis Rohingya dalam tulisannya tentang sejarah Arakan. Padahal jejak mereka di Arakan terlacak sejak abad 15.
Aung San Suu Kyi tidak menyebut etnis Rohingya dalam tulisannya tentang sejarah Arakan. Padahal jejak mereka di Arakan terlacak sejak abad 15.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
transparant.png
bottom of page