top of page

Menjaga Kelestarian Lewat Pameran

Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pameran seni rupa bertema Solidarity, Peace, and Justice di Balai Budaya, Jakarta, 4-11 Januari 2018/Foto: Nur Janti/Historia.

6 Jan 2018
2 menit membaca

Diperbarui: 4 Jul

GADIS cilik itu asik bermain lompat tali. Di dekatnya bocah lelaki sedang balap karung. Keduanya bukan anak manusia, tapi patung karya Bambang Win.


Tak jauh dari keduanya, gadis lain berdiri dekat pintu masuk sambil membawa satu vas berisi bunga. Seakan hendak menyambut para tamu dan memberi hadiah bunga, gadis dalam lukisan Remy Sylado berjudul “Katakan dengan bunga” itu mengawali deretan lukisan yang mengisi pameran bertajuk “Solidarity, Peace, and Justice” yang digelar di Balai Budaya, Jakarta, 4-11 Januari 2018.


Ada 30 seniman yang berpartisipasi dalam pameran tersebut. Mereka berasal dari generasi berbeda-beda, mulai dari yang senior seperti Aisul Yanto, Cak Kandar, Remy Sylado, Ika Ismurdiyahwati, hingga yang muda macam Chrysnanda Dwilaksana dan Idris Brandy.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
Kita kerap curiga terhadap apa yang disebut asing, betapapun absurdnya pengertian soal asing itu sendiri.
Kita kerap curiga terhadap apa yang disebut asing, betapapun absurdnya pengertian soal asing itu sendiri.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Tawaran bantuan dari Israel pasca ledakan di Beirut menjadi sorotan publik. Seperti apakah sebenarnya hubungan kedua negara dari waktu ke waktu?
Tawaran bantuan dari Israel pasca ledakan di Beirut menjadi sorotan publik. Seperti apakah sebenarnya hubungan kedua negara dari waktu ke waktu?
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
transparant.png
bottom of page