- 24 Agu 2022
- 2 menit membaca
Diperbarui: 4 Jul
Sejak 9 Agustus 2022, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, menggelar pameran berjudul “Sakura di Khatulistiwa”. Bangunan museum ini, dulunya adalah tempat tinggal perwira militer Jepang, Laksamana Tadashi Maeda. Secara umum, pameran ini bercerita mengenai sejarah perjalanan interaksi masyarakat Nusantara dan Jepang.
Dalam konteks sejarah bangsa Indonesia, interaksi tersebut tercatat berlangsung intensif pada periode 1942 dan setelahnya. Namun, jika menelusuri lebih jauh ke belakang, interaksi itu ternyata sudah berlangsung sejak 1621. Kala itu, orang Jepang masuk ke Nusantara sebagai tantara bayaran serikat dagang Belanda, Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), untuk mengatasi perlawanan rakyat Banda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















