- 16 Feb 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 1 Mei
SEBIDANG tanah di Jalan Jenderal Sudirman Salatiga itu ditumbuhi semak belukar yang mulai meninggi. Sulur-sulur tanaman liar juga mulai merambati pagar seng tebal yang tergembok rapat. Inilah lokasi bekas kantor Comite Seksi PKI Salatiga, tempat patung buruh tani pertama di Indonesia pernah berdiri.
Menjelang ulang tahun ke-45 PKI pada 23 Mei 1965, sejumlah monumen kebesaran komunis dibangun di berbagai kota. Tugu palu arit menjadi yang paling menonjol. Di Cililitan, Jakarta, tugu putih setinggi kira-kira 12 meter berdiri dihiasi palu arit berwarna keemasan. Sementara di Palembang, tugu palu arit menghiasi Jalan Jenderal Sudirman dan Monumen Banting Stir dibangun dekat Jembatan Ampera.
Tugu palu arit raksasa dengan tinggi sekitar lima meter juga dibangun di Surabaya, sekaligus menjadi podium rapat umum ulang tahun ke-45 partai merah itu. Tugu serupa juga didirikan di Medan melengkapi rapat raksasa PKI yang dihadiri 15.000 massa.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















