top of page

Merambah Melalui Sekolah

PKI mendirikan sekolah dan perguruan tinggi, tak hanya untuk mendongkrak kualitas partai, tetapi juga untuk ikut mencerdaskan anak bangsa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Massa anti-PKI merusak Universitas Res Publica yang didirikan oleh BAPERKI pada 1959. (Bettmann/Corbis).

14 Okt 2025
6 menit membaca

Diperbarui: 23 Mei

SETELAH sempat terhenti, PKI kembali mengadakan kursus-kursus kader, baik yang dihelat CC maupun comite-comite di bawahnya. Di Jakarta, Sekretariat Onderseksi Comite (SOC) Djatinegara mengedarkan surat yang ditujukan kepada RL/RP/Fraksi. “Untuk melancarkan rencana pendidikan kita, berhubung baru-baru ini kursus partai yang akan/baru saja dimulai, terpaksa dibekukan untuk sementara berhubung adanya macam-macam halangan, maka mulai minggu depan ini akan dilangsungkan lagi...,” demikian bunyi surat pemberitahuan tertanggal 23 Oktober 1952.


Surat itu menyebutkan Kursus Partai akan dibuka kembali pada 27 Oktober, sementara Kursus Kader Onderseksi sehari sebelumnya. Sementara dua kursus lainnya, Kursus Kader Resort dan Kursus Anggota, tengah dipersiapkan.


Sejak didirikan, PKI memberikan perhatian pada pendidikan kader. Pada 1920-an, misalnya, selain melalui bacaan-bacaan, teori Marxisme diberikan di sekolah-sekolah Sarekat Islam yang kemudian berubah nama jadi Sekolah Rakjat dan kursus-kursus buta huruf. Setelah Indonesia merdeka, PKI mendirikan Marx House di Solo, Madiun, Magelang, Yogyakarta, dan lain-lain.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
transparant.png
bottom of page