- 14 Okt 2025
- 6 menit membaca
Diperbarui: 23 Mei
SETELAH sempat terhenti, PKI kembali mengadakan kursus-kursus kader, baik yang dihelat CC maupun comite-comite di bawahnya. Di Jakarta, Sekretariat Onderseksi Comite (SOC) Djatinegara mengedarkan surat yang ditujukan kepada RL/RP/Fraksi. “Untuk melancarkan rencana pendidikan kita, berhubung baru-baru ini kursus partai yang akan/baru saja dimulai, terpaksa dibekukan untuk sementara berhubung adanya macam-macam halangan, maka mulai minggu depan ini akan dilangsungkan lagi...,” demikian bunyi surat pemberitahuan tertanggal 23 Oktober 1952.
Surat itu menyebutkan Kursus Partai akan dibuka kembali pada 27 Oktober, sementara Kursus Kader Onderseksi sehari sebelumnya. Sementara dua kursus lainnya, Kursus Kader Resort dan Kursus Anggota, tengah dipersiapkan.
Sejak didirikan, PKI memberikan perhatian pada pendidikan kader. Pada 1920-an, misalnya, selain melalui bacaan-bacaan, teori Marxisme diberikan di sekolah-sekolah Sarekat Islam yang kemudian berubah nama jadi Sekolah Rakjat dan kursus-kursus buta huruf. Setelah Indonesia merdeka, PKI mendirikan Marx House di Solo, Madiun, Magelang, Yogyakarta, dan lain-lain.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















