top of page

Mitologi Toar-Lumimuut, Malesung, dan Minahasa

Malesung yang menjadi agama lokal di Sulawesi Utara punya kaitan dengan cerita asal-usul orang Minahasa. Terkait pula dengan mitologi Toar-Lumimuut.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Logo organisasi Lalang Rondor Malesung. Organisasi penghayat kepercayaan ini menjadi wadah penganut Malesung, agama lokal Minahasa. (plakat.id).

25 Apr 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 9 Mar

PADA suatu hari di zaman dahulu, Putri Rumimoto alias Lumimuut mesti menyeberangi lautan demi mencapai sebuah tempat. Maka, dengan kawalan Panglima Tumura alias Toar dan pasukannya, Lumimuut pun mengarungi lautan.


Ombak sedang besar dan arus laut begitu kuat saat itu karena badai sedang “pentas”. Nahas pun tak bisa ditolak. Lumimuut beserta para pengawalnya hanyut dibawa ombak ke arah selatan. Mereka akhirnya menemukan sebuah pulau yang dinamakan Luzon dan Luzon Baru. Pulau Luzon kemungkinan Pulau Luzon yang di Filipina. Pulau Luzon Baru itu disebut pula sebagai Molusan.


“Moluson kemudian disebut Malesung oleh keturunannya,” tulis A.E. Sinolungan di artikelnya di Majalah Maesan nomor 10, September 1986, hingga ada istilah zaman Malesung.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page