top of page

Malesung Agama Asli Minahasa

Agama Malesung menghilang setelah abad ke-19 lalu muncul kembali di abad ke-20 namun hanya sebentar. Kini pengikutnya yang segelintir berserikat dalam sebuah organisasi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Logo organisasi Lalang Rondor Malesung. Organisasi penghayat kepercayaan ini menjadi wadah penganut Malesung, agama lokal asal Minahasa. (plakat.id).

23 Apr 2025
2 menit membaca

SEBELUM banyak agama dari luar berdatangan, penduduk di berbagai daerah Nusantara sudah memiliki agama-agama lokal masing-masing. Tak terkecuali orang Minahasa di Sulawesi Utara.


“Apo Kasuruang Wangko (Tuhan Sang Pengasal) adalah yang menciptakan segalanya. Ia dipercaya sebagai ‘orang tua’ yang selalu menyayangi, menjaga, memberikan berkat, menuntun, dan mendisiplinkan,” terang Iswan Sual, salah satu penganut Malesung terkemuka di Minahasa, kepada Historia mengenai ajaran agama lokal bernama Malesung.


Malesung mengajarkan penganutnya menghormati leluhur mereka. Iswan Sual menerangkan, leluhur dianggap berjasa dalam kehidupan mereka. Melalui sesaji, para penganut Malesung memberikan penghormatan. Penganut Malesung percaya bahwa tempat atau benda memiliki daya hidup atau roh yang menjaga manusia yang hidup serta lingkungan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
transparant.png
bottom of page