- 23 Apr 2025
- 2 menit membaca
SEBELUM banyak agama dari luar berdatangan, penduduk di berbagai daerah Nusantara sudah memiliki agama-agama lokal masing-masing. Tak terkecuali orang Minahasa di Sulawesi Utara.
“Apo Kasuruang Wangko (Tuhan Sang Pengasal) adalah yang menciptakan segalanya. Ia dipercaya sebagai ‘orang tua’ yang selalu menyayangi, menjaga, memberikan berkat, menuntun, dan mendisiplinkan,” terang Iswan Sual, salah satu penganut Malesung terkemuka di Minahasa, kepada Historia mengenai ajaran agama lokal bernama Malesung.
Malesung mengajarkan penganutnya menghormati leluhur mereka. Iswan Sual menerangkan, leluhur dianggap berjasa dalam kehidupan mereka. Melalui sesaji, para penganut Malesung memberikan penghormatan. Penganut Malesung percaya bahwa tempat atau benda memiliki daya hidup atau roh yang menjaga manusia yang hidup serta lingkungan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












