top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Diangkat Jadi Nabi, Bung Karno Tak Sudi

Sekte Agama Djawa Asli Republik Indonesia (ADARI) menjadikan Bung Karno sebagai nabi mereka. Gelar itu ditolak dengan tegas oleh Bung Karno.

15 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Sukarno berdoa setelah membacakan proklamasi kemerdekan, 17 Agustus 1945. (IPPHOS).

Diperbarui: 2 Jan

BANYAK orang percaya Presiden RI pertama Sukarno punya kekuatan lebih dari manusia biasa. Ada yang mempercayainya sebagai orang sakti mandraguna hingga ada yang menyebutnya titisan Gadjah Mada, mahapatih Kerajaan Majapahit abad ke-14. Ketokohan Sukarno sebagai pejuang dan proklamator kemerdekaan Indonesia membuat namanya tak luput dari kultus individu. Sukarno sendiri dalam otobiografinya tak menampik hal itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page