- Martin Sitompul

- 17 Des 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 1 Jan
WANGSIT mendatangi Mangunwidjojo kala mendekam di Penjara Wirogunan, Yogyakarta pada 1946. Dalam semedinya di penjara, Mangunwidjojo beroleh petunjuk untuk mengembangkan ajaran manunggaling kawula gusti atau bersatu dengan Tuhan. Tapi, Mangunwidjojo tidak memilih raganya sebagai medium, melainkan sosok Bung Karno. Meski tak kenal dekat, presiden RI pertama itu dianggap Mangunwidjojo sebagai titisan Gusti Allah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












