Ribuan buruh dan petani kapas di Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, mendatangi kantor Badan Textil Negara (BTN) di Solo. Mereka menuntut pembayaran upah yang tertunda sejak 1947.
Hatta dan perdana menteri Republik Indonesia Abdul Halim menyepakati pembubaran Republik Indonesia untuk membentuk negara baru: Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Volksraad (Dewan Rakyat Hindia Belanda) mendukung usul Residen Surakarta AJW Harloff agar kebebasan berkumpul dan berserikat dicabut di daerah Kasunanan.