top of page
19 September 1945
Sekelompok orang di Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch Ploegman mengibarkan bendera Belanda di puncak Hotel Yamato di Jalan Tunjungan Surabaya. Hal itu memicu 'Insiden bendera berdarah' yang terkenal dalam sejarah revolusi '45 di Surabaya dan menjadi salah satu dorongan bagi meluapnya tindakan revolusioner arek-arek Surabaya.
19 September 1947
Dalam Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri, Zein Hassan menyebut pengakuan Afghanistan dimuat dalam harian Al-Ahram, yang menyiarkan “Pemerintah Afghanistan telah mengakui Republik Indonesia dan telah mengawatkan kepada dutanya di Washington DC supaya menyampaikan kepada Dr. Sutan Sjahrir, Perdana Menteri Indonesia.”

bottom of page


