- 20 Jun 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 16 Feb
GEMERLAP lampu-lampu di daratan Malaysia terlihat indah dari geladak kapal KRI Dewaruci 19 Juni 2024 malam. Dalam pelayaran di Selat Malaka itu, Dewaruci yang dinahkodai Letnan Kolonel Rhony Lutviadhani kerap bertemu kapal-kapal niaga besar. Selat Malaka saat ini masih jalur pelayaran antar-bangsa yang sangat ramai.
Mulanya, laut cukup tenang dirasakan dari atas Dewaruci yang terus meluncur ke arah utara. Namun, hujan kemudian datang hingga subuh. Bahkan, dini-hari 20 Juni 2024 badai terasa di kapal.
Hujan dan badai sudah berlalu pada 20 Juni 2024 pagi. Matahari perlahan muncul menggantikan gelap. Dewaruci makin menjauh dari perairan Kerajaan Malaysia dan mendekat lagi pada daratan Sumatra.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












