top of page

Banjir Aceh dan Tapanuli Tempo Dulu

Sumatra Utara dan Aceh dulu juga pernah dilanda banjir parah. Penyebabnya sama-sama penebangan hutan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prangko "Banjir 1953" diterbitkan Pos Indonesia. (Petrik)

1 Des 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 2 Mar

BEBERAPA hari lalu, banjir parah melanda sejumlah daerah di Aceh dan Tapanuli, Sumatra Utara. Banjir itu tak hanya menghancurkan permukiman, tapi juga menghanyutkan gelondongan kayu. Banjir di akhir tahun 2025 ini setidaknya telah menewaskan 442 orang.

 

Lingkungan di sekitar tempat kejadian ini seharusnya diwaspadai. Sejak dulu, beberapa daerah di Aceh dan Sumatra Utara memang rawan banjir pada musim hujan. Banjir di Aceh dan Tapanuli setidaknya pernah terjadi tahun 1953. Koran Belanda Trouw  dan Het Vaderland tanggal 11 Februari 1953 memberitakan bahwa 82 orang meninggal dunia akibat banjir di Aceh dan Tapanuli.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Orang Indian menggunakan getah karet alami agar topi dan alas kaki tahan air. Charles Macintosh kemudian mematenkan penemuannya untuk pakaian tahan air.
Orang Indian menggunakan getah karet alami agar topi dan alas kaki tahan air. Charles Macintosh kemudian mematenkan penemuannya untuk pakaian tahan air.
Supeni menolak pemisahan perempuan dari partai politik. Kritiknya tak asal bunyi, ia jadi tokoh penting dalam PNI.
Supeni menolak pemisahan perempuan dari partai politik. Kritiknya tak asal bunyi, ia jadi tokoh penting dalam PNI.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Bahu-membahu di bawah panji Unifikasi. Melebur jadi satu dengan menghayati lagu “Arirang”.
Bahu-membahu di bawah panji Unifikasi. Melebur jadi satu dengan menghayati lagu “Arirang”.
transparant.png
bottom of page