Diperbarui: 15 jam yang lalu
WAKTU tentara Jerman menduduki Belanda, banyak orang Jerman di Hindia Belanda ditangkapi dan diisolasi dalam sebuah kamp interniran, di antaranya di Sarangan, Plaosan, Magetan, Jawa Timur. Mereka tidak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak. Selama dalam tahanan, mereka tetap mengadakan pendidikan untuk anak-anak mereka.
“Orang-orang Jerman itu kemudian ditempatkan di hotel-hotel resort Sarangan yang sejuk itu. Sehingga Sarangan menjadi sebuah deutsche dorf (kampung Jerman) lengkap dengan sekolah SD sampai SMP-nya,” catat Daud Sinjal dkk. dalam Laporan kepada Bangsa: Militer Akademi Yogya.
Orang-orang Jerman di Sarangan sempat jauh dari front pertempuran antara Belanda dan Jepang. Setelah ditahan sejak 1940, hidup mereka berubah pada awal 1942 karena Jepang mengalahkan Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












