top of page

Tedy Jusuf Jenderal Tionghoa

Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tedy Jusuf. (Wikimedia Commons).

24 Nov 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 4 Mar

SUATU hari di tahun 1954, rumah keluarga Him Ie Nyan di Pasar Baru, Jakarta kedatangan dua tamu. Mereka bukan akan pesan koper atau semacamnya lantaran Him Ie Nyan penjual koper kulit. Dua tamu itu adalah anggota satuan Pertahanan Sipil (Hansip). Di telinga Him Ie Nyan yang sedang duduk di meja, kedua hansip itu terdengar sedang marah-marah.

 

“Sedang tidak punya uang, lain kali ke sini lagi,” kata Him Ie Nyan kepada dua hansip tadi.

 

Kedua hansip tetap tidak mau pergi. Saking inginnya uang dari Him Ie Nyan, kedua hansip itu lalu menendang kursi Him Ie Nyan. Setelah pergi tanpa dapat uang, dua hansip itu tak lupa ngomel-ngomel.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page