top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

KAA Kukuhkan Eksistensi Bangsa Asia-Afrika

Setelah dihelat di Bandung pada 1955, Konferensi Asia Afrika tak berhenti begitu saja. "Spirit" Bandung terus menginspirasi solidaritas antarbangsa Asia-Afrika sampai saat ini.

21 Apr 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Sukarno berpidato dalam pembukaan Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung, 18 April 1955. (ANRI).

TAK jauh dari Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) di kawasan Braga, Bandung, kita dapat melangkah sejenak ke Jalan Palestina (Palestine Walk). Ujung sebelah utara Jalan Palestina akan membawa kita tiba di Tugu Asia Afrika. Meski hanya jalur pedestrian, orang-orang suka mengabadikan momen dengan berfoto ketika melintas di Jalan Palestina. Ia menjadi istimewa karena di balik namanya tersisip muatan dan pesan sejarah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page