top of page

Kapolri Diselamatkan Mobil Mogok

Meninjau sebuah wilayah di Jawa Timur saat perang, Kapolri Soekanto bisa saja terbunuh jika datang di waktu yang salah.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 26 Apr 2023
  • 2 menit membaca

DEMI memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2023, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Salah satunya ke Tol Cikampek.


“Kapolri terjun langsung menemui beberapa masyarakat di Rest Area KM 62 Tol Cikampek. Ia menyapa serta menanyakan soal pelayanan dan pengaturan arus mudik serta balik Lebaran tahun ini,” demikian diberitakan antaranews.com, 26 April 2023.


Peninjauan langsung tentu memberi nilai tambah pada kepemimpinan Listyo Sigit. Itu menjadi salah satu indikator tanggung jawab yang bersangkutan. Toh, Sigit bukan kapolri pertama yang melakukannya. Kapolri pertama Raden Said Soekanto pun telah melakukannya, bahkan di masa perang.


Masa perang atau revolusi kemerdekaan Indonesia merupakan masa sulit yang harus dihadapi Kepolisian Negara Repubik Indonesia. Selain menjaga ketertiban hukum, mereka juga harus angkat senjata menghadapi tentara Belanda. Lantaran itulah Kepolisian Indonesia memiliki pasukan paramiliter semacam Brigade Mobil (Brimob) yang di masa lalu disebut Mobil Brigade (Mobrig).



Di Jawa, dua kali tentara Belanda menyerang, lewat Agresi Militer Belanda pertama (21 Juli 1947) dan Agresi Militer Belanda kedua (19 Desember 1948). Kesulitan yang ditimbulkan pun membuat polisi harus dapat tugas tambahan.


Pada pertengahan 1947, serangan tentara Belanda sedang gencar di Jawa Timur (Jatim). Namun Kepala Kepolisian Negara Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo (1908-1993) justru mengunjungi Jatim. Kehadirannya tentu seperti sedang menantang bahaya.



Rombongan Soekanto mengunjungi Mojokerto dan sekitarnya. Sambutan yang didapatkannya tentu hanya kesederhaan ala zaman perang. Tak ada makanan mewah. Namun dia justru terkesan dengan suguhan air kelapa muda yang disuguhkan padanya di sebuah desa.


Sebuah pabrik yang rusak menjadi tempat kunjungan Soekanto di Jawa Timur. Kebetulan Mobil Brigade (Mobrig) dari kepolisian di Surabaya dan Kandangan, Kediri membutuhkan peralatan pabrik yang tersisa. Soekanto sendiri ingin melihat langsung kerusakannya. Komisaris Moh. Jasin, komandan Mobrig, ikut mengantar Sukanto selama peninjauan itu. Namun, ada halangan yang mengganggu rombongan dalam perjalanan.



“Sebelum tiba di lokasi bekas pabrik itu, mobil kami mogok. Segera diusahakan perbaikan yang memakan waktu kurang lebih satu jam,” aku Soekanto dalam Bunga Rampai Perjuangan dan Pengorbanan.


Setelah satu jam, mobil mogok itu akhirnya selesai diperbaiki. Seorang staf dari Mobrig memberi saran agar peninjauan dibatalkan saja. Rupanya, pada waktu akan tiba di tempat yang hendak dikunjungi, tempat itu telah dihujani peluru dari mortir dan meriam tentara Belanda.


“Mobil mogok selama satu jam telah menyelamatkan rombongan dari serangan itu,” aku Soekanto.  


Kejadian itu membuat Soekanto menganggap kunjungannya diketahui tentara Belanda dan sebaliknya, adanya kelemahan dalam intelijen pemerintah RI.


“Bagaimana intelijen Belanda memahami rencana peninjauan ke pabrik tersebut?” Soekanto membatin.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
transparant.png
bottom of page