top of page

Luftwaffe Reborn

Usai melatih para pilot tempurnya diam-diam, Adolf Hitler mereformasi Luftwaffe untuk merebut superioritas udara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Formasi tempur alutsista Luftwaffe di angkasa Jerman. (Bundesarchiv/Repro Reichstagung in Nurnberg 1935).

26 Feb 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Des 2025

PERANG DUNIA II menandai awal pentingnya kekuatan udara sebagai penentu sebuah pertempuran. “Superioritas udara udara adalah ekspresi puncak dari kekuatan militer,” kata Perdana Menteri (PM) Inggris Winston Churcill di masa Perang Dunia II. Churchill berkaca dari pengalaman ketika Angkatan Udara (AU) Inggris RAF harus adu kuat memperebutkan superioritas udara dengan Luftwaffe, di mana AU Jerman itu reborn tepat hari ini, 26 Februari, pada 90 tahun lampau lewat dekrit yang dikeluarkan Adolf Hitler. 


Jika hari ini Rusia dan Amerika Serikat yang bersaing memperebutkan supremasi dan superioritas udara dengan aneka alutsista generasi ke-5, pada 1930-an Inggris dan Jermanlah aktor utama yang berebut kuasa di udara. Jerman di bawah rezim Nazi pimpinan Adolf Hitler sempat mencapainya dengan melahirkan kembali dan mereformasi matra udara meski hanya dalam waktu singkat. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page