top of page

Pesawat Multifungsi Tulang Punggung Matra Udara Jerman

Pesawat multifungsi Junkers Ju 88 kelahirannya turut dibidani perancang Amerika. Di masa perang, beroperasi membombardir pasukan Amerika.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sisa Pesawat Junkers Ju 88 yang tersimpan di National Museum of the United States Air Force (defense.gov)

20 Des 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 9 Jul

SUPERIORITAS udara acapkali jadi kunci memenangi dominasi strategis akan suatu target militer. Superioritas itu bisa diraih lewat pesawat tempur multifungsi yang andal.


Di era modern, pesawat tempur multifungsi senantiasa jadi tulang punggung matra udara suatu negara. Inggris punya pesawat De Havilland Mosquito pada 1940, Amerika baru memiliki F-4 Phantom II pada 1958, lalu diikuti sejumlah negara maju lain seperti Rusia dengan MiG-29 dan Sukhoi Su-30, dan Prancis dengan Dassault Rafale-nya –yang 18 unit di antaranya sedang dipesan Indonesia usai kesepakatan kontraknya rampung pada Agustus 2023.


Namun, Jerman jadi yang terdepan dalam hal pesawat multifungsi ini –sebagaimana dalam teknologi militer lainnya– dengan pesawat Junkers Ju 88. Hari ini, 21 Desember, merupakan 87 tahun pesawat tersebut melakoni uji terbang perdananya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
transparant.png
bottom of page