- Hendri F. Isnaeni
- 19 Feb 2021
- 5 menit membaca
Diperbarui: 29 Agu 2025
TIGA ledakan bom mengguncang New Delhi, ibu kota India, pada 29 Oktober 2005. Ledakan pertama di pasar Paharganj, dekat stasiun kereta api; ledakan kedua dekat sebuah bus di daerah Govindpuri di bagian selatan kota; dan ledakan ketiga di pasar Sarojini Nagar di Delhi selatan.
“Serangan itu kemudian ditetapkan sebagai pekerjaan kelompok al-Qaeda di Kashmir, Lashkar-e-Toiba atau Soldiers of Fortune. Lebih dari enam puluh orang tewas dan lebih dari seratus luka parah,” tulis Gordon Thomas dalam Gideon’s Spies: The Secret History of the Mossad. Laporan news24.com (31/10/2005) menyebut ledakan itu menelan korban jiwa 62 orang dan 210 orang luka-luka.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












