- 1 Jan 2026
- 16 menit membaca
Diperbarui: 14 Jan
DI balik reputasinya sebagai konglomerat besar, Agus Musin Dasaad dikenal sebagai pengusaha yang menaruh perhatian pada politik. Jauh sebelum Republik Indonesia berdiri, ketika ia masih berstatus sebagai pekerja kantoran biasa, Dasaad sudah aktif memberikan dukungan kepada tokoh-tokoh politik, terutama Sukarno.
Dukungan itu terlihat ketika Sukarno keluar penjara Sukamiskin pada 31 Desember 1931 setelah dihukum karena aktivitas politiknya bersama Partai Nasional Indonesia (PNI). Ini adalah pertemuan pertama Dasaad, yang kala itu masih berusia sekitar 26 tahun, dengan Sukarno. Momen ini dikisahkan Sukarno dalam otobiografinya, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat, yang ditulis oleh Cindy Adams.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












